Kehamilan yang tertunda dapat disebabkan oleh banyak faktor seperti kondisi psikis, kesuburan, gaya hidup atau kesehatan calon ibu. Tak jarang wanita yang menemui kesulitan hamil disebabkan oleh gangguan pada calon ibu. Gangguan ini dapat mempengaruhi kesuburan dan menentukan seseorang dapat hamil atau tidak. Mari kita lihat gangguan apa saja yang dapat terjadi pada organ reproduksi wanita.

  • Infeksi Vagina

Infeksi vagina disebabkan oleh bakteri dan kuman yang mengganggu kerja vagina. Sebetulnya vagina memiliki bakteri baik sendiri yang akan melawan bakteri dan kuman. Tetapi kadang aktivitas bakteri baik terganggu oleh keadaan eksternal seperti kelembapan. Biasanya infeksi akan menyebabkan rasa gatal dan menimbulkan keputihan. Infeksi vagina akan meningkatkan tingkat keasamaan pada organ reproduksi. Kondisi ini akan menyebabkan kematian sperma sebelum dapat membuahi sel telur.

  • Kegagalan Ovarium Prematur

Siklus haid datang dalam rentang waktu 21-35 hari pada periode menstruasi normal. Periode menstruasi yang normal dapat menentukan kesehatan organ reproduksi. Haid sangat erat kaitannya dengan produksi dan pelepasan sel telur. Menghitung masa subur pun menjadi sulit jika haid tidak teratur, padahal masa subur memiliki peluang terbesar dalam pembuahan.

Terdapat kasus dimana haid terjadi lebih dari satu kali selama satu bulan. Jika hal ini terjadi, maka Anda mengalami kegagalan ovulasi karena sel telur tidak matang dan sulit untuk dibuahi. Ada juga yang butuh waktu berbulan-bulan untuk dapat haid. Pada siklus panjang, ini menunjukkan kelemahan produksi sel telur sehingga pembuahan akan sangat sulit terjadi. Pola menstruasi dapat disebabkan oleh fungsi hormonal, stress, dan sebagainya

  • Endometriosis

Endometriosis adalah kelainan jaringan rahim (endometrium) yang tumbuh di luar rahim. Biasanya kelainan ini ditemukan pada ligamen penyangga rahim, ovarium, saluran telur, dan lainnya. Endometriosis dapat mengakibatkan organ reproduksi menjadi tidak berfungsi. Proses pembuahan akan sulit terjadi sehingga bila ada pembuahan, maka akan menjadi kehamilan etopik yaitu kehamilan di luar rahim.

  • Klamidia

Penyakit klamidia disebabkan oleh bakteri Chlamidya Trachomatis yang menular melalui hubungan seksual. Bakteri ini menyerang dan merusak organ reproduksi wanita. Gejala klamidia pada umumnya berupa keputihan berlebih atau rasa nyeri saat buang air kecil. Klamidia harus segera ditangani karena sangat serius dan dapat menyebabkan kemandulan.

Itulah gangguan organ reproduksi yang harus diwaspadai oleh para calon ibu. Selalu konsultasikan ke dokter untuk tindakan yang harus dilakukan karena dokter dapat mengenali dengan baik gangguan apa yang terjadi pada tubuh Anda.

Source :

http://www.elifmedika.com/2015/07/8-penyakit-pada-wanita-yang-menghambat-kehamilan.html

http://www.alodokter.com/penyebab-infertilitas-wanita-yang-perlu-diketahui

https://ibubidan.com/115-16-penyebab-masalah-kesuburan-mandul.html